Sabtu, 26 April 2014

IBUKU ADALAH KARTINIKU


Hari ini tanggal 21 April 2014 , Seperti biasa seusai kuliah saya pulang keruamah. Ibuku sudah menyiapkan hidangan lezat untukku.  Aku teringat hari ini adalah hari kartini begitu banyak orang dan instasi pemerintahan yang memperingatinya ada yang mengenakan baju kebaya ke kantornya sebagai tanda memperingatinya dan lain sebagainya. Jika dulu kartini berjuang untuk pendidikan perempuan-perempuan Indonesia, maka bagiku sekarang ini kartiniku adalah orang yang memasakkan makanan untukku , merawatku hingga besar dan mengajariku berbagai macam hal, ya dialah malaikatku, kartiniku yang sering ku panggil Ibu. Ya, Bagiku Ibu adalah kartini di jaman sekarang karena merekalah yang paling berjasa untuk anak-anak mereka, mereka menahan lelah dan dengan sabar merawat, melindungi, menjaga, dan membesarkan anak-anakanya dengan limpahan kasih sayang. Tanpa ibu kita idak akan mungkin terlahir dan tanpa ibu juga tidak akan mungkin ada orang-orang luar biasa, para pejabat, mentri, dokter dan pengusaha-pengusaha besar. Siapa yang melahirka mereka tentunya kartini mereka, kartini yang menahan sakit sejak mengaung mereka, menahan sakit ketika  melahirkan mereka dan mempertaruhkan nyawa mereka untuk kelahiran anak-anaknya yang berharap suau hari nantu akan berguna bagi bangasa, agama, dan negara, Dan ketika sang anak lahir dia melupakan rasa sakitnya stelah persalinan dan merubah ketakutan di wajahnya menjadi senyuman yang menawan bak bidadaridari taman surga. Maka bagiku kartiniku adalah Ibuku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar